Posts

CHECK THESE OUT, GIRL!!

Biru, Pink, dan Hijau dalam Gerakan #ResetIndonesia

Image
Tiga Warna Perlawanan: Biru, Pink, dan Hijau dalam Gerakan #ResetIndonesia Sejarah perlawanan rakyat Indonesia kini memasuki babak baru, bukan hanya lewat suara lantang di jalanan, tapi juga melalui simbol warna yang merebak di jagat digital. Dari linimasa X (Twitter), lahirlah tiga warna yang menjadi lambang perlawanan: Resistance Blue, Brave Pink, dan Hero Green. Ketiganya bukan sekadar palet estetik, tapi jejak sejarah, keberanian, dan solidaritas yang tak bisa dipisahkan dari aksi massa beberapa pekan terakhir. Resistance Blue: Biru Perlawanan Segalanya bermula dari “Peringatan Darurat Garuda Biru,” sebuah meme yang menyebar luas di media sosial. Biru tua yang pekat itu kemudian diberi nama Resistance Blue. Ia menjadi penanda gentingnya situasi demokrasi, simbol bahwa rakyat merasa konstitusi tengah dilanggar oleh kekuasaan. Biru di sini bukan damai, tapi tegas, dingin, dan penuh tekad. Biru perlawanan berdiri sebagai antitesis biru muda oligarki, warna yang sering diasosiasikan de...

Prahara ? how it can be?

Berat rasanya ketika tahu hal yang nggak pengen aku tau. Harusnnya aku bisa percaya dengan orang, tetapi semakin jauh mendalami suatu hubungan semakin jauh pula tanggung jawab yang harus aku tanggung sendiri. Siapa pula yg tahan dengan kesendirian? orang yg seudah biasa sendiri seperti aku saja takut?  kapan kah waktunya aku hilang dari kesendirian?  bukan berarti aku juga ingin ditemani setiap saat, setiap kondisi, setiap waktu. Aku butuh validasi kecil yang membangun hari indah ku. Selamat pagi? Hows your day? Apa yang bisa aku bantu? Saat ini aku malah sudah lupa cara menuliskan dengan benar, buktinya kamu yg baca ini saja pusing 7 keliling.. intinya apa sih? apa aku sedang membaca AU abal abal? deym  aku bingung harus sejauh apa menopang ini? kenapa semua orang membenci apa yg aku lakukan? apa yg aku lakukan selalu salah? padahal aku ngga ernah menyalahkan seorang pun... kenapa dunia seperti ini?  Dan kamu pun berpikir tentang ku, "Kamu belum dewasa arifa..."...

KICAU MANIAAA ANJAYY

Akhir akhir ini FYP aku penuh dengan kicau mania sang mullet idaman wanita..  yesss "MARTINNN EDWARDD" how can seorang martin ada dalam kehidupan?? apakah aku akan kembali ke masa fangirling lagi? hwhhwhw lucu bangeyt si klo dipikir pikir.. kaya orang kesetanan dan gillaa  TAAAPIIII  LU TAUUU pokokny yg baca ini harus tau kalau ada james jugalkkkk  especially, ODEEE my hts gueh  my mbg guehhh gacor kang backnyaaa.... mantap sih klo ada di jogjaaa, takut banget bakal aku serempettt prepet gilakkk maniakkk cwo imutsss btw, aku baru kenalan sama femboy lucu imutt... aku pengen punya ade kaya gitu jugakkk, adek yg clingy lucu imut cowo gapapa, cwe juga gapapa nanti bakal aku beliin es krim, boneka, mainan tiap hariiii lucu kann?? tpi anyway jdi femboy pesti ada latar belakangnya bukan? sedih sih klo dipikir pikirr, pasti susah dijalaninyaaa,  tapi ak harap dia hidupnya baik baik ajahh, see next dayy

LIFE IN HEARTOPIA

Udah sekitar 2,5 bulan aku main game community baru.. its called heartopia. Aku bakal bilang ini game masterpiece bgt yg bikin aku throwback ke masa awal awal main game bareng kakak.. Kalau idpikir pikir, dri awal main ny aku cuma ngikut tugas harian, hunting furnitur, baju, ikan, serangga, nanem mampuss.. dan aku ngga kepikiran buat add org org pun..  yaa karena klo ketemu org indo di event atara pun isinya basi semuaa... ngga asik dan liat liat level.  ornag orang udh banyak yg punya mobil mlp, dll dan gueh masih dengan sepeda kring kring ituuu aku sempet ngga main selama sepekan an, krn emg aku udh mulai sibuk ngikutin tugas tugas dan ngerjain pekerjaan rumah. Tpi aku senang banget ketemu ibu ibu anak satu.. aku bisa share anything sama diaa tpi, semenjak feb akhir, chrystal alias nazwi balik main.. aku kira bakal ngga main lagi dan dengan ava cowo ku, aku menggombal ria  seru banget berasa punya pacar baru 2 pekan.. wkwk butterfly era ya? maybe. tpi lama kelamaan maki...

When Silence Becomes Survival

Image
 Strength They’ll Never Understand i’ve always struggled to open up, not out of pride, but cause i’ve been taught, in the most brutal ways, to be careful. i used to believe if i spoke my truth soft enough, someone would hold it with tenderness. but i’ve watched my own words twisted, mocked, used as weapons by the very people i thought would protect me. that kinda betrayal doesn’t just break your trust, it messes up your whole relationship with vulnerability. you start biting your tongue, even when it burns. you start measuring every word, every emotion, scared the wrong person will carry it away and throw it back at you in pieces. you build walls, not to keep love out, but just to keep yourself safe from the people who once called themselves home. and lately… the hurt came from those i trusted the most. people i laughed with, confided in, built memories with. people who swore they’d never turn their backs, only to vanish when things got heavy. they weren’t just friends, they were c...

Quantum Quotient

Image
KECERDASAN KUANTUM  Kita sudah lama mengenal IQ (Intelligence Quotient) sebagai ukuran kepintaran logis, dan EQ (Emotional Quotient) sebagai ukuran kemampuan mengelola emosi. Tapi ada satu kecerdasan lain yang masih jarang dibahas: Quantum Quotient, atau disingkat QQ. Istilah ini diperkenalkan oleh fisikawan Yohanes Surya untuk menggambarkan cara berpikir manusia yang meniru prinsip dunia kuantum, dunia yang penuh ketidakpastian, probabilitas, dan kemungkinan. Dalam mekanika kuantum, sebuah partikel bisa berada dalam dua keadaan sekaligus sebelum diamati. Konsep ini diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari sebagai kemampuan menahan banyak kemungkinan dalam pikiran kita tanpa terburu-buru mengunci satu jawaban. Jadi, kalau IQ cenderung mencari kepastian logis dan EQ berfokus pada keseimbangan emosi, QQ justru melatih kita untuk nyaman hidup dalam ketidakpastian. Contoh sederhananya bisa kita lihat saat memasak. Biasanya resep mengatur langkah jelas: tumis bawang, masukkan cabai,...

Gelombang Demonstrasi Agustus 2025

Matahari belum tinggi di langit Jakarta ketika ribuan orang berbaris di depan gedung DPR pada 29 Agustus 2025. Suara klakson ojek online bercampur dengan teriakan mahasiswa, poster berwarna hitam putih berkibar di udara panas. “Tunjangan lima puluh juta? Rakyat makan apa?” seru seseorang dari atas pagar besi. Di jalanan, asap ban terbakar naik, menggantung di udara seperti kabut tipis yang pekat oleh amarah. Di tengah kerumunan itu, nama seorang anak muda, Affan Kurniawan, akan segera tercatat dalam sejarah. Ia hanya seorang pengemudi ojek online, namun hidupnya berakhir di bawah roda kendaraan taktis Brimob. Tubuhnya yang ringkih dibandingkan mesin baja itu menjadi simbol: rakyat kecil ditindas oleh kekuasaan yang terlalu besar. Kabar kematiannya menyebar seperti api di padang ilalang, menjalar ke setiap kota, setiap kampus, setiap jalan raya tempat rakyat merasa dipinggirkan.